CAMP EPIC/TESOL/RELO/USA/IVLP · My Journey · Self-motivation

Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan

WhatsApp Image a 2018-12-08 at 22.02.26
Lokasi: Gedung Putih (The White House), Washington DC, Amerika Serikat.

Pada zaman kuliah S1 dulu saya hanya tau pertukaran pemuda antar negara sebagai satu-satunya program ke luar negeri. Pesertanya diseleksi di tiap provinsi di bawah naungan dinas pemuda dan olahraga.

Baca juga: Bagaimana bila saya tidak punya prestasi apa-apa?

Di tahun 2014, kala itu saya sudah memasuki semester delapan bangku kuliah, saya baru benar-benar mendapatkan akses informasi tentang program tersebut dan memberanikan diri untuk ikut proses seleksinya. Hasilnya, saya hanya menempati peringkat ke enam sementara yang akan diterbangkan ke luar negeri urutan satu sampai lima. Continue reading “Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan”

CAMP EPIC/TESOL/RELO/USA/IVLP · Scholarship Information · Tanpa kategori

SOAR Camp 2

Denpasar, Bali, Feb 22– 28, 2018

Regional English Language Office, U.S. Embassy Jakarta

 

Nominations Due: Friday, December 29, 2017 at 13.00 WIB. 

 

What is SOAR Camp?

 

SOAR (Student-Centered, Open-Minded, Active, and Reflective) Camp is the camp that is sponsored by the RELO Office, US Embassy Jakarta for selected enthusiastic in-service teachers who have taught English for NOT less than 5 years and NOT more than 10 years in secondary schools in Indonesia.

  Continue reading “SOAR Camp 2”

CAMP EPIC/TESOL/RELO/USA/IVLP · Scholarship Information

Pre Service English Teacher EPIC camp 2018

Calling for applications!

What is Pre-Service English Teacher EPIC Camp?

Click here to read more about Camp EPIC

This camp is for selected talented 4th year university students who will be future teachers of English. In an engaging, interactive format with expert teachers and American professionals, selected participants will explore innovative teaching approaches and practice using effective English teaching tools. During the two week camp, participants will participate in seminars and experiential learning. The camp format also encourages reflection and interaction during informal activities such as games, songs, and outdoor activities. Not only during class but also during meals and breaks, participants will have the opportunity to communicate with native speakers, expert teachers, and each other – enriching their English language proficiency and awareness of teaching practices.

Who is eligible? Continue reading “Pre Service English Teacher EPIC camp 2018”

CAMP EPIC/TESOL/RELO/USA/IVLP

Susan B. Anthony Elementary School Hmong Immersion Program

“Tampak seorang guru lelaki berkaca mata dengan semangat mengajar para muridnya yang kecil-kecil dan lucu-lucu. Terpancar kejayaan masa depan yang akan diraih oleh para murid ini. Guru itu dengan riang mempraktekkan berbagai kosa kata baru yang akan diterima oleh murid-muridnya. Begitupun para murid dengan antusias mendengarkan ilmu yang disampaikan oleh guru mereka. Kosa kata itu terdengar cukup asing bagi kami. Desain ruang kelas ini sungguh indah, berbagai karya hasil kreatifitas siswa dipamerkan di seluruh sisi ruang kelas, berwarna-warni, penuh dengan tulisan-tulisan, ekrepresi, kosa kata, gambar, kerajinan tangan dan sebagainya.”

BPRO1251.JPG
Salah satu kelas Dual Language

Setelah beberapa kali ketukan, Pak Guru itu membukakan pintu kelasnya untuk kami. Senyum keramahan terpancar dari wajahnya menyambut dan mempersilahkan kami masuk kelas. Kemudian beliau melanjutkan proses pembelajaran. Tiba-tiba seluruhmuridnya berdiri dan bernyanyi. Sepertinya ini merupakan lagu sambutan. Ya, kami sama sekali tidak memahami bahasa yang mereka gunakan. Itu adalah bahasa Hmong. Namun begitu, kami merasa tersanjung melihat antusias para siswa bernyanyi dan memperagakan salam dalam bahasa mereka.

Kami sangat antusias dan terkagum-kagum melihat kelas pertama yang kami observasi ini. Tampak semua siswa benar-benar aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Hal yang serupa juga terjadi di kelas-kelas lainnya yang kami masuki. Keadaan kelas yang penuh dengan fasilitas mendukung. Secara umum sekolah ini terdiri dari TK dan SD. Namun, demikian sistem pendidikan mereka tidak mewajibkan anak-anak harus melalui tahapan TK. Apabila usia mereka telah cukup untuk menempuh jenjang pendidikan SD, mereka boleh langsung masuk SD ini.

Di setiap kelas tersedia sebuah projector untuk para guru menjelaskan pelajaran yang terhubung dari meja guru ke papan tulis. Selain itu komputer dengan saluran internet lengkap dengan printernya juga tersedia untuk siswa dan guru dalam menyiapkan materi pembelajara. Semua inventaris keperluan kelas tertata rapi di rak sepanjang sisi kelas. Kelas manajemen dalam hal penataan meja sangat bervariasi. Tidak seperti di Indonesia yang notabene dalam susunan meja monoton empat baris ke kiri dan sejajar ke belakang. Guru juga biasa membagi murid kedalam beberapa kelompok selama pembelajaran di dalam kelas. Pengelompokkan ini berdasarkan pengamatan guru, murid dengan kemampuan yang cukup tinggi selalu ditempatkan di setiap kelompok. Para murid sudah dibiasakan dengan saling membantu teman dalam hal belajar. Ini sangat memudahkan tugas guru dalam menyampaikan pelajaran. Karena kita ketahui, terkadang ada murid yang cepat mengerti apabila temannya yang menyampaikan dengan bahasa mereka.

Merupakan suatu kehormatan bagi kami diterima dan disambut baik oleh pihak sekolah. Begitu juga dengan kesempatan untuk melakukan observasi dan berinteraksi secara langsung dengan para guru dan siswanya dalam proses pembelajaran.