Belajar Dari Melihat Orang Lain

Belajar Dari Melihat Orang Lain

Dalam beberapa pertemuan, ada pertanyaan yang datang ke saya tentang siapa idola saya
.
Terus terang, Saya tidak punya idola khusus.
.
Orang-orang yang mengidolakan orang-orang tertentu seperti orang-orang terkenal atau selebriti biasanya sering membandingkan dirinya dengan orang yang diidolakannya maupun orang lain.
.
Ini di satu sisi memang bisa menjadi motivasi bagi dirinya. Namun, di sisi lain hal itu juga sangat berbahaya. Banyak orang menjadi stress dan tertekan hidupnya karena tidak bisa menjadi seperti orang yang diidolakannya ataupun mengalahkan orang yang menjadi pembandingnya.
.
Saya pribadi, membuka diri untuk belajar melalui melihat bagaimana cara orang lain berkembang dan berhasil. Biasanya hal yang utama akan menjadi pertanyaan dan perhatian saya adalah: Bagaimana proses perjalanan orang-orang itu dalam menapaki keberhasilannya?
.
Kita memang bisa belajar dari keberhasilan orang lain, tapi setiap orang punya jalur hidupnya sendiri yang harus ditempuh, zona waktunya sendiri yang ia miliki, proses hidupnya yang harus lewati.
.
Melihat keberhasilan orang lain jangan sampai membuat kita membandingkan diri dengan orang lain. Karena kita adalah kita. Kita berjuang untuk keberhasilan bagi diri kita sendiri, bukan untuk menjadi sukses seperti orang lain.
.
Dengan tidak menjadikan orang lain patokan hidup kita, kita akan lebih lapang dalam menjalani proses hidup kita dan lebih bisa menikmati proses penempaan hidup itu.
.
Membandingkan diri dengan orang lain akan berakhir pada dua hal: 1) kekecewaan, bila kita tak bisa menjadi seperti mereka. 2) keangkuhan, bila kita melebihi mereka. Dua hal ini haruslah dihindari.
.
Terima kasih banyak UIN Walisongo Semarang atas kesempatan, waktu dan ruang berbaginya.

Yanri Ramdhano ialah tokoh muda Jambi yang saat ini berperan dipercaya sebagai Staf Ahli Rektor UIN STS Jambi. Selain itu, Yanri Ramdhano ialah Presenter Berita Jambi TV dan Konsultan Pendidikan. Yanri Ramdhano merupakan penerima beasiswa Program Master (S2) dari Pemerintah Australia melalui skema Australia Awards Scholarship (AAS) 2017, lulus dari program Master of Education di Victoria University Melbourne Australia Pada akhir tahun 2019. Di akhir masa study ia menjabat sebagai Presiden Persatuan Pelajar Indonesia Australia Victoria University (PPIA VU) 2018-2019; Tutor di Global English Kampung Inggris, Pare, Kediri – Jawa Timur 2016 s/d 2018; Alumni IVLP OD TESOL Leadership Exchange di Amerika Serikat (Baltimore MD, Washington DC, Sacramento, San Francisco) 2016; Counselor Camp EPIC 2 RELO US Embassy Jakarta tahun 2016 di Kota Bukittinggi; Alumni Camp EPIC 1 RELO US Embassy Jakarta Tahun 2015 di Kota Bandung; Duta Bahasa Provinsi Jambi 2013-2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *