Bahasa Inggris adalah Momok bagi Mahasiswa

Bahasa Inggris adalah Momok bagi Mahasiswa

Alhamdulillah bisa kembali ke almamater tercinta, berbagi cerita dengan kawan-kawan mahasiswa pilihan dari setiap jurusan yang ada di UIN STS Jambi.
.
Antusiasme dan semangat yang tinggi dari peserta membuat saya optimis dan bangga pada almamater saya ini. Saya melihat masa depan yang cerah di wajah kawan-kawan mahasiswa.
.


Ada yang menarik dari salah satu statement peserta: “Bahasa Inggris saat ini masih menjadi momok bagi kawan-kawan mahasiswa khususnya yang berasal dari jurusan yang bukan Pendidikan dan Sastra Inggris.”
.
Bukan berarti mahasiswa Pendidikan dan Sastra Inggris akan lebih jago berbahasa Inggris dari mahasiswa lainnya. Mereka juga mulai belajar dari dasar. Tak jarang mereka pun menghadapi tantangannya tersendiri dalam proses pembelajaran di jurusannya. Kita semua memulai belajar dari NOL, dan tentu untuk mencapai hasil belajar yang terbaik dan maksimal, kita butuh proses. Tidak ada yang instan. Kuncinya belajarlah dengan tekun, gigih, fokus dan niat yang lurus.
.
Jangan terlalu cepat percaya dengan judul-judul buku pembelajaran Bahasa Inggris yang berbunyi seperti misalnya “10 Menit Mahir Berbahasa Inggris”, atau “Jago Berbahasa Inggris dalam Satu Jam”.
.
Ingat konsep belajar. “Hapal Kaji Karena diulang”. Bukan berarti dengan membeli buku tersebut kita dapat langsung master berbahasa Inggris dalam waktu 10, 15, 30 menit atau satu Jam.
.
Buku tersebut sebenarnya membawa konsep Belajar Bahasa Inggris hanya dalam 15 menit tapi harus konsisten setiap hari dan dilakukan selama bertahun-tahun. Mungkin 1 sampai 2 tahun dan bahkan 3 sampai 5 tahun atau malah lebih.
.
Media belajar sekarang sudah beraneka ragam dan menarik khususnya yang berbau internet. Ada banyak media online belajar GRATIS.
.
Ingat semua butuh proses dan nikmatilah proses nya!

Yanri Ramdhano is an Indonesian educator and a news presenter of Jambi TV. He is also an Awardee of Australia Awards Scholarship, and he is currently studying Master of Education at Victoria University, Melbourne, Australia. He is a teacher in the English Village, Pare - Kediri, East Java, Indonesia; was an alumnus of IVLP OD TESOL Leadership Exchange USA 2016; a Counsellor of Pre-service English Teacher EPIC Camp 2016 RELO US Embassy Jakarta; a Camper of RELO EPIC Camp 2015 US Embassy Jakarta; an Ambassador of Indonesian Language for Jambi Province 2013-2014; a teacher at MEI English Course Jambi 2012-2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *