Q&A 5: Beasiswa AAS, Akomodasi dan Pekerjaan di Aussie

Q&A 5: Beasiswa AAS, Akomodasi dan Pekerjaan di Aussie

Halo kawan-kawan yang berbahagia. Kali ini saya ingin merepost beberapa tanya jawab yang saya anggap penting dan memang paling sering muncul di kolom komentar artikel blog saya.

Pertanyaan:

Selamat siang pak, saya mau tanya beberapa pertanyaan:
1. Apa aas menyediakan tempat tinggal semacam dorm? (kalau tidak, bisa tolong diceritakan pengalaman bapak saat mencari tempat tinggal di australia?)
2. Pekerjaan apa yang diperbolehkan untuk kita ambil? apakah full time job atau hanya part time job saja?
3. Apakah setelah lulus kita boleh bekerja di australia langsung?
Terima kasih atas informasinya pak.

Jawab:

1. AAS tidak menyediakan tempat tinggal/ dorm. AAS hanya memberikan dana, bukan jasa tempat tinggal. Berkaitan dengan dorm, univ di australia biasanya punya apartemen mahasiswa (biasa disebut Unilodge) yg bisa disewa bulanan maupun tahun. Bila ingin tinggal di luar apartemen mahasiswa/ unilodge, bisa mencari rumah/ unit/ apartemen lain yang tidak berkaitan dengan kampus. Informasi mengenai akomodasi akan bisa banyak sekali didapatkan sejak pelamar AAS dinyatakan lulus sebagai awardee dan mengikuti Pre-departure Training (PDT).

2. Pekerjaan apapun yang memang mau menerima, selama tidak melanggar hukum dan sesuai ketentuan visa student 500. Visa membolehkan bekerja part time, 20 jam per 2 minggu.

3. Setelah lulus kuliah dengan beasiswa AAS, awardee diharuskan langsung kembali ke negara asal, dan tidak bisa melamar program pemerintah Australia lainnya dalam kurun waktu minimal 1x periode kuliah. Misal, kuliah Master 2 tahun, maka baru boleh melamar AAS lagi untuk PhD setelah 2 atau 3 tahun berikutnya. (Lama durasi tahun bisa saja berubah sesuai kebijakan yg berlaku).

Selain itu, beasiswa AAS diperuntukkan bagi orang Indonesia yang memiliki cita-cita membawa perubahan dan membangun institusi tempat nya bekerja maupun daerah tempat nya tinggal di Indonesia, bukan bagi orang yang ingin bekerja permanen di Australia.

Yanri Ramdhano is an Indonesian educator and a news presenter of Jambi TV. He is also an Awardee of Australia Awards Scholarship, and he is currently studying Master of Education at Victoria University, Melbourne, Australia. He is a teacher in the English Village, Pare - Kediri, East Java, Indonesia; was an alumnus of IVLP OD TESOL Leadership Exchange USA 2016; a Counsellor of Pre-service English Teacher EPIC Camp 2016 RELO US Embassy Jakarta; a Camper of RELO EPIC Camp 2015 US Embassy Jakarta; an Ambassador of Indonesian Language for Jambi Province 2013-2014; a teacher at MEI English Course Jambi 2012-2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *