Kampung Inggris, Pare, Kediri

Persiapan Sebelum Belajar di Kampung Inggris

Saya yakin sebagian besar dari Anda sudah mengenal nama Kampung Inggris yang terletak di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, atau mungkin sebagian dari pembaca memang sedang mempersiapkan diri untuk mengunjungi dan belajar disana serta mencari-cari informasi seputar tempat belajar itu. Ada ratusan lembaga kursus yang siap membantu Anda mewujudkan cita-cita Anda mahir berbahasa Inggris mulai dari kursusan tertua maupun yang baru saja berdiri. Secara umum, mereka semua memiliki sistem pembelajaran atau materi yang hampir sama. Hanya saja, ada beberapa kursusan yang memiliki keunggulan di bidang-bidang tertentu. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman dan informasi sekaligus bercerita tentang petualangan saya di negeri orang tersebut.

Pengalaman Pertama Pribadi

Nah, saya sendiri secara pribadi telah berkali-kali berkunjung dan menetap cukup lama di Kampung Inggris tersebut mulai dari belajar hingga menjadi pengajar (tutor) di salah satu kursuan terbesar dan ternama di Kampung Inggris. Terakhir kali saya mengajar disana ialah pada bulan Agustus 2017 lalu. Sementara itu, pertama kali saya mengunjungi tempat tersebut ialah pada tahun 2011, dimana saat itu saya masih berada di semester tiga bangku kuliah S1. Sebagai mahasiswa pemula yang baru saja melewati tahun pertama perkuliahan, saya masih memiliki keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru. Saya pikir, waktu itu adalah saat yang tepat apabila saya ingin mencoba merasakan nuansa berbeda dari hidup saya dan akhirnya atas izin dan restu orang tua saya putuskan untuk meninggalkan sejenak bangku kampus (cuti kuliah selama satu semester), mulai merantau ke pulau seberang, daerah Jawa paling timur dan paling ujung itu.

Tahun ini kita sudah dimanjakan dan dimudahkan oleh kecanggihan teknologi dimana melihat peta dapat menggunakan Google Map dan hanya semudah mengetukkan jari di atas layar gawai (gadget). Saya rasa tak perlu ada kekhawatiran lagi dalam perjalanan bagi Anda yang baru pertama kali mencoba ingin mengunjungi Kampung Inggris. Beberapa tahun silam saat memulai perjalanan ke tempat itu, saya sama sekali belum mempunyai gadget dan android. Semua hanyalah bermodal keberanian, niat, tekad, doa dan keyakinan untuk menuntut ilmu. Saya mengetahui Kampung Inggris dari senior-senior yang sudah pernah kesana dan bertanya beberapa hal yang saya butuhkan. Selain itu, internet hanya bisa diakses di warnet pada saat itu.

Saya kebetulan berasal dari Jambi. Pada saat itu saya dan seorang teman yang sama-sama cuti kuliah untuk ke Pare menggunakan jasa bus paling murah yang ada di kota Jambi menuju Jawa Timur. Demi menghemat biaya hehe Saking murahnya, bus itu tidak punya AC dan toilet di dalamnya, what??? Haha yah, berhubung kami lelaki jadi santai saja, itu seperti petualangan baru yang cukup menantang. Perjalanan itu memakan waktu tiga hari dua malam. Berangkat dari Jambi selasa pagi dan tiba di Pare kamis siang. Saya masih sangat ingat rute saat itu.

Dari Jambi menyeberang di Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten dan melintasi beberapa kota di pulau Jawa. Sesampainya di Kota Solo, sang kernet memberitahukan kami bahwa kami harus dipindahkan ke Bus jurusan Kertosono (berhubung bus yang kami tumpangi itu jurusan Ponorogo dan berbeda arah dengan Kediri, semua urusan penyambungan bus diatur oleh pihak bus, saya pikir mereka cukup baik dan sangat membantu dan mereka juga memberikan kami juga ongkos untuk angkot). Turun di Kertosono, kami melanjutkan perjalanan sekitar satu jam dengan menggunakan angkot. Begitulah petualangan pertama dan terakhir saya ke Kampung Inggris melalui jalur darat dari Sumatera. Perjalanan berikutnya ke Pare saya selalu memilih jalur udara karena lebih cepat.

Pembelajaran kelas Akademik (IELTS) dalam ruang

Pendaftaran Program dan Sistem Belajar

Program belajar di Kampung Inggris pada umumnya dihitung sepuluh kali pertemuan atau per dua minggu setiap periodenya sedangkan durasi belajar per pertemuan ialah 90 menit. Periode belajar dibuka setiap tanggal 10 dan tanggal 25 setiap bulannya. Jadi, bila Anda ingin mulai belajar disana, pastikan Anda datang minimal sehari atau tiga hari sebelum tanggal tersebut guna menyesuaikan diri dengan lingkungan dan keadaan serta mendaftarkan diri di lembaga kursus tujuan.

Lantas, apa yang membedakan sistem pembelajaran di lembaga-lembaga kursus yang ada di Kampung Inggris dengan tempat atau daerah lainnya ataupun tempat belajar yang ada di kota Anda? Ada banyak sekali perbedaannya, tapi secara umum pembelajarannya sangat terstruktur dan sistematis dikategorikan berdasarkan skill atau bidang-bidang yang ada di dalam Bahasa Inggris. Program itu difokuskan ke dalam kelas yang berbeda-beda, seperti Speaking, Vocabulary, Pronunciation, Writing, Listening, Reading, Grammar, IELTS Preparation, semua skill tersebut tidak diajarkan sekaligus dalam satu periode oleh satu guru yang sama, melainkan dipisah-pisahkan dan oleh guru yang berbeda-beda. Selanjutnya, proses belajar mengajar biasa berlangsung dalam suasana santai, informal, terkadang di luar ruang/ alam lepas/ tidak di kelas, menyenangkan dengan berbagai macam kegiatan, namun tetap pasti. Kelas belajar juga dilakukan setiap hari dan penuh dari pagi hingga siang. Sementara itu, di kursusan di kota lain, Anda biasanya mendapatkan setidaknya hanya delapan kali pertemuan setiap bulan dan dua kali pertemuan seminggu. Ini akan dirasa kurang efektif karena konsentrasi siswa akan terpecah dengan aktifitas dan tugas lain sehari-hari. Di Kampung Inggris Anda akan didukung oleh kondisi lingkungan belajar yang sangat bagus.

Mengenai biaya program sendiri, Anda bisa langsung mengunjungi website-website kursusan yang ingin dituju ataupun datang kesana

Nah, sebagai gambaran bagi Anda pelajar pemula dan baru ingin mencoba datang ke Pare, pelajari bagaimana merencanakan program Anda disana mulai dari basic hingga tingkat Advanced di halaman berikut ini : Merencanakan Program Belajar

Lantas, secara umum bagaimana cara mencapai tempat ini bagi Anda yang khususnya berada di luar provinsi ataupun pulau?

Transportasi

Apabila Anda dari Pulau Sumatera:

1. Jalur Udara

Dari Aceh, Medan, Padang, Jambi, Palembang, Lampung, Bengkulu,

Anda akan transit di Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta), lalu melanjutkan penerbangan ke Surabaya (Bandara Juanda). Dari Juanda, Anda bisa menggunakan travel yang banyak standby di Bandara tersebut untuk melanjutkan perjalanan darat (3 jam) ke Kampung Inggris, Pare. (Ataupun dengan travel Kampung Inggris bisa dipesan di hari-hari sebelum kerangkatan, bila punya kontak/kenalan)

2. Jalur Darat

– Dari Aceh, Medan, Padang, Jambi, Palembang, Lampung, Bengkulu, menggunakan Bus AKAP menuju Terminal Kota Kediri lalu melanjutkan perjalanan (1 jam) dengan angkot ke Kampung Inggris.

– Dari Aceh, Medan, Padang, Jambi, Palembang, Lampung, Bengkulu, menggunakan Bus AKAP menuju Terminal Bungurasih Surabaya lalu melanjutkan perjalanan (3 Jam) dengan menggunakan bus Rukun Jaya tujuan Surabaya Pare. Bus ini akan berhenti di simpang empat Tulung Rejo. Dari pemberhentian lampu merah tersebut, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan becak motor selama kurang lebih 15 menit menuju Kampung Inggris.

Apabila Anda dari Wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Timur:

Anda bisa menyiapkan penerbangan menuju Bandara Juanda Surabaya. Dari Juanda, Anda menggunakan travel yang banyak standby di Bandara tersebut untuk melanjutkan perjalanan darat (3 jam) ke Kampung Inggris, Pare. (Ataupun dengan travel Kampung Inggris bisa dipesan di hari-hari sebelum kerangkatan, bila punya kontak/kenalan)

Apabila Anda berasal dari Pulau Jawa, Anda bisa menggunakan pesawat ke Juanda ataupun Kereta Api tujuan Kota Kediri, lalu melanjutkan perjalanan (1 jam) dengan angkot ke Kampung Inggris.

Tempat Tinggal

  1. Kos

Jangan khawatir dengan tempat tinggal, karena ada banyak tempat kos yang tersedia bagi pelajar Pare. Kos tersebut biasanya milik penduduk setempat. Mulai dari kamar kos di dalam rumah dengan keluarga pemilik rumah, bedeng, maupun bangunan kos khusus beberapa lantai, dari yang termurah hingga yang termahal. Standar uang kos per bulan: ini tergantung fasilitas dan lokasi.

– sendiri : mulai dari Rp250.000 hingga Rp1.500.000.

Kos saya dulu anggaran Rp400.000/per bulan, satu kamar besar dan sendiri. Kamar mandi di luar.

– bila berkelompok dua orang atau lebih budgetnya mulai dari Rp400.000 hingga Rp1.000.000

  1. Camp

Bagi Anda yang ingin merasakan suasana belajar full English setiap harinya, saya sangat merekomendasikan Anda mencoba tinggal di Camp English Area yang disediakan oleh masing-masing kursusan. Biaya Camp akan lebih murah dari pada biaya kos. Rata-rata mulai dari Rp.100.000 per orang dan diisi mulai dari dua orang atau lebih per kamar.

Makan

Sebelum datang ke Pare, Anda patut memperhitungkan anggaran pengeluran untuk makanan. Ini adalah kebutuhan pokok bagi kita terutama bagi Anda pembelajar. Porsi dan frekuensi makan Anda patut diukur untuk kecukupan kebutuhan energi dan gizi karena belajar itu menghabiskan tenaga yang besar.

Jika pada tahun 2011 lalu pertama kali saya datang ke Kampung Inggris saya bisa mendapatkan seporsi nasi dan tempe penyet Rp3000-3500,- sedangkan nasi ayam penyet seharga Rp.4000-5000,- , kini sudah jauh berubah, harga satu porsi ayam penyet mimimal Rp12.000,-

Anggaran makan nasi dengan lauk sederhana paling murah Rp7000,- tanpa air minum, itu di warung seperti warteg. Terdapat juga Rumah Makan Padang dengan harga mulai Rp10.000,- Es teh manis mulai dari Rp1000,- Es jeruk mulai dari Rp2000. Selain itu, terdapat juga banyak kafe tempat nongkrong dengan harga yang bervariasi untuk menghabiskan waktu bersama kawan sekaligus menghabiskan uang 😀

Jadi, coba perhitungkan berapa pengeluaran Anda khusus untuk makan dalam sehari dan dikalikan 30 hari.

Misal:

1 kali makan Rp10.000 x 3 kali makan = Rp30.000 per hari x 30 hari = Rp900.000/ per bulan

Ini tidak termasuk membeli jajanan tambahan lainnya.

Saya rasa sekian dulu ulasan saya tentang persiapan belajar di Kampung Inggris. Bagi Anda yang ingin memulai petualangan tersebut saya ucapkan selamat berjuang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s