Menikmati Sunset di Bawah Golden Gate Bridge San Francisco

Menikmati Sunset di Bawah Golden Gate Bridge San Francisco

Sore ini kami sangat bahagia, ini merupakan satu dari sekian banyak pengalaman yang kami tunggu-tunggu untuk dilalui. Ya, kami akan menikmati senja hingga tenggelamnya matahari di atas lautan tepat di bawah Golden Gate Bridge.

Pukul 5 sore waktu setempat kami telah tiba di lokasi dimana kapal yang akan kami tumpangi sedang mendermaga. Kapal itu ialah Red & White Fleet California. Pelayaran dijadwalkan akan dimulai tepat pada pukul 6 sore. Berarti kami masih punya waktu kurang lebih satu jam. To kill the time, Mr. Stoyko menawarkan kami untuk berjalan-jalan bebas di sekitar lokasi sekaligus berbelanja bagi yang ingin membeli souvenir lagi. Kebetulan di tempat ini ada banyak sekali gift shops tak susah bagi kami mendapatkan tempat belanja yang nyaman. Akhirnya, nyaris hampir semua di antara kami kalap lagi. Saya sendiri sudah berbelanja banyak di kota-kota sebelumnya. Tapi, disini, tetap saja saya habiskan lebih dari US$100 lagi 😀

Sunset Cruise (6).jpg

Yah, saya masih ingat Mr. Stoyko sering bilang ke kami sebelum memulai belanja “Shop till you drop!” haha yeah, itulah yang kami lakukan selama di Amerika Serikat. “They gave you money, then you bought everything in their country” Fakta! 😀 Ya, mungkin kami merasa karena jatah belanja ini adalah pemberian, jadi seolah tiada beban untuk menghabiskannya 😀 From, for, and to them 😀 Tapi, Alhamdulillah masih banyak uang berbelebih kok ketika kami pulang ke Indonesia yang bisa kami manfaatkan untuk keperluan dan tabungan.

Tepat pukul 6 kami sudah selesai berbelanja, pukul 6 sore di San Francisco sama dengan pukul 4 di Indonesia, mataharinya masih terik. Tapi, bedanya ialah cahaya matahari tidak sepanas yang ada di Indonesia, bahkan tidak terlalu terasa menusuk kulit kita. Kami langsung mengambil barisan antrian keberangkatan kapal. Stoyko memberikan karci untuk kami pegang masing-masing melalui petugas jaga kapal. Tak perlu antri lama, kami akhirnya sudah menginjakkan kaki di atas kapal ini dan siap untuk berlayar. Satu hal yang membuat kami agak kerepotan adalah, masing-masing kami membawa jinjingan belanjaan dalam kantong plastik besar 😀 antara beban bawaan dan kepuasan berbelanja menjadi satu. Tapi semua itu tak jadi masalah, setibanya di bagian paling atas dari kapal ini kami langsung mengambil posisi duduk di kursi panjang yang disediakan.

Tak lupa, kamera selalu tersedia di tangan. Bersiap untuk berburu sebanyak-banyak foto dan mengabadikan momen bersejarah dalam hidup kami ini.

Sunset Cruise s.jpg
Delegasi IVLP OD TESOL Leadership Exchange dan Liasons (Mr. Stoyko & Ms. Jacq)

Entah apa yang saya rasakan, haru, tak percaya, mimpikah, tapi ini nyata. Begitu juga teman-teman lainnya. Kita semua punya kesempatan yang sama untuk bermimpi dan mewujudkan impian itu. Bagi kami yang notabene berasal dari daerah, perjalanan seperti ini adalah impian terbesar bagi semua orang.

Yanri Ramdhano is an Indonesian educator and a news presenter of Jambi TV. He is also an Awardee of Australia Awards Scholarship, and he is currently studying Master of Education at Victoria University, Melbourne, Australia. He is a teacher in the English Village, Pare - Kediri, East Java, Indonesia; was an alumnus of IVLP OD TESOL Leadership Exchange USA 2016; a Counsellor of Pre-service English Teacher EPIC Camp 2016 RELO US Embassy Jakarta; a Camper of RELO EPIC Camp 2015 US Embassy Jakarta; an Ambassador of Indonesian Language for Jambi Province 2013-2014; a teacher at MEI English Course Jambi 2012-2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *