Australia Awards Scholarship (AAS) · My Journey · Self-motivation

Bagaimana bila saya tidak punya prestasi apa-apa?

Yanri Ramdhano - motivasi

Be thankful for what you have. You’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never ever have enough.

Dalam beberapa perbincangan dengan beberapa orang kawan-kawan saya, mereka sering bertanya bagaimana kalau saya tidak punya sesuatu yg besar yang bisa dibanggakan untuk mendapatkan kesempatan emas beasiswa ke luar negeri.

Sebagai seorang yang berlatar belakang kependidikan, lantas apa yang bisa saya lakukan?  Continue reading “Bagaimana bila saya tidak punya prestasi apa-apa?”

CAMP EPIC/TESOL/RELO/USA/IVLP · My Journey · Self-motivation

Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan

WhatsApp Image a 2018-12-08 at 22.02.26
Lokasi: Gedung Putih (The White House), Washington DC, Amerika Serikat.

Pada zaman kuliah S1 dulu saya hanya tau pertukaran pemuda antar negara sebagai satu-satunya program ke luar negeri. Pesertanya diseleksi di tiap provinsi di bawah naungan dinas pemuda dan olahraga.

Baca juga: Bagaimana bila saya tidak punya prestasi apa-apa?

Di tahun 2014, kala itu saya sudah memasuki semester delapan bangku kuliah, saya baru benar-benar mendapatkan akses informasi tentang program tersebut dan memberanikan diri untuk ikut proses seleksinya. Hasilnya, saya hanya menempati peringkat ke enam sementara yang akan diterbangkan ke luar negeri urutan satu sampai lima. Continue reading “Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan”

Australia Awards Scholarship (AAS)

Perkuliahan saya di Australia

Sharing cerita buat teman-teman

(Tulisan ini saya buat di Semester 1 beberapa bulan lalu, intake Februari)

Yanri Ramdhano - Shrine of Remembrance, Melbourne
Shrine of Remembrance, Melbourne – Victoria, Australia

Perkuliahan di universitas di Aussie rata-rata cuma berlangsung 12 minggu atau 12 kali pertemuan per semester. Nah, itupun kami punya mid-break 1 minggu, setelah minggu ke 6. Kalau kita di Indonesia biasanya punya durasi 16x pertemuan dalam satu semester. Continue reading “Perkuliahan saya di Australia”

Australia Awards Scholarship (AAS)

Tipe-tipe Program Master

WhatsApp Image 2018-08-06 at 19.08.57Topik ini juga menjadi bahan yang umum dipertanyakan oleh kawan-kawan yang ingin berkuliah ke luar negeri, termasuk juga saya waktu pertama kali ingin apply beasiswa khususnya. Selain kebingungan antara Master by Coursework vs. Master by coursework with minor thesis vs. Master by Research, kita juga terkadangkan dibingungkan dengan nama-nama seperti Graduate Certificate, Graduate Diploma, Professional Certificate maupun Master of … ketika membaca informasi pilihan program yang disediakan di website-website universitas luar negeri. Continue reading “Tipe-tipe Program Master”

Australia Awards Scholarship (AAS)

Keputusan memilih jurusan study Master di Australia

Ketika masih dalam tahapan proses pendaftaran administrasi Australia Awards Scholarship (AAS), saya sejujurnya memilih hanya satu jurusan dan satu universitas tujuan. Setelah dinyatakan lulus AAS dan mengikuti Pre-Departure Training (PDT), Saya dan kawan-kawan diberikan pencerahan dan pembekalan sejak hari pertama pembukaan program tersebut di Jakarta. Continue reading “Keputusan memilih jurusan study Master di Australia”

Australia Awards Scholarship (AAS) · My Journey

Biaya Hidup di Melbourne (Australia)

Pembahasan saya tentang biaya hidup di Melbourne atau wilayah lainnya di Australia kali ini akan mengacu kepada dua kebutuhan pokok; yakni pangan dan papan (makanan dan tempat tinggal/ akomodasi). Saya rasa untuk urusan pakaian sifatnya relatif, tidak perlu dituliskan panjang lebar. Selain itu, saya berpatokan kepada pengeluaran seseorang yang masih berstatus single, belum berkeluarga. Continue reading “Biaya Hidup di Melbourne (Australia)”